Minggu, 20 Januari 2013

Perjalanan Ke Bromo Savana 12 - 13 Mei 2012 : Part 1



Terlintas buat bisa melihat lebih dekat semua yang ada di negara gw tercinta. Yah walaupun tidak semua hal dapat gw lihat dari dekat, tapi setidaknya gw bisa membuktikan dengan mata kepala gw sendiri bahwa bangsa gw ini kaya akan keindahan budaya dan panorama alamnya.

Sambil mengisi waktu luang dikantor, gw coba berselancar didunia maya tentang wisata yang ada di Indonesia, tanpa perlu banyak opsi, gw cukup berkunjung ke web site komunitas indonesia yang sekarang sudah menjamur, komunitas kaskus (kasak kusuk), ya itu web site yang sering gw kunjungi. Disitu hampir seperti mesin pencari milik google ataupun yahoo ataupun sejenisnya. Bedanya informasi yang dikirimkan biasanya diterbitkan oleh salah satu member disana, tentu tanpa menghilangkan sumber yang ada.

Coba memasuki beberapa sub forum yang ada disana, akhirnya gw coba untuk masuk ke travel. Hmmmm, ternyata cukup luas, disana ada daerah – daerah di Indonesia dari sabang sampai merauke, bahkan ada juga informasi wisata untuk negara – negara tetangga. Singapura, salah satu negara favorite untuk dikunjungi, yah selain tidak terlalu jauh, sekarang sudah ada tiket yang terbilang murah untuk menuju kesana.

Sebenrnya gw pengen banget bisa maen kesana, alasannya cuma 1, pengen tau suasana negara orang tuh kaya apa sih? Tapi sementara harapan itu sedikit sirna, iya gw belum punya passport, akhirnya gw coba cari informasi dari temen – temen dikantor yang udah punya passport. Katanya sih bikinnya di kantor imigrasi, trus harganya sekitar Rp. 250.000 – an, bisa lebih mahal malah. Belum lagi butuh surat pengantar atau sejenisnya.

Ah ribet, pikir gw, jadi gw urungkan niat buat melancong keluar negeri. Selain passport, sebenernya masih kebayang kalo keluar negeri tuh butuh biaya yang lumayan besar. Jadi makin dalam gw urungkan niat buat kesana.

Semakin seru gw berselancar, tapi ada perasaan gak puas, karena kebanyakan wisata yang ada, berasal dari luar negeri. Akhirnya gw sadari di sub forum travel terselip sub forum lagi bertuliskan “Domestik”. Akirnya hasrat itu datang lagi, tanpa berlama – lama gw masuk ke sana, dan WOW, luar biasa banyak sekali nama – nama kota, daerah, jalan, dan lainnya yang masih asing. Padahal ini domestik, tapi kok berasa asing? Gw berfikir, ternyata memang masih banyak tempat yang menawarkan petualangan seru, walaupun masih di Indonesia.

Ada beberapa istilah di sub forum itu yang masih asing di telinga, misal Capter, [FR]. Baiklah, mari kita cari tau. Gw buka thread yang ada judul itu. Ternyata Capter ataupun [FR] itu maksudnya sama, Catatan Perjalanan ataupun Field Report, yang isinya sharing informasi dari salah satu member yang pernah berangkat ke tempat itu. Saat itu yang terbilang banyak adalah Capter ke Sawarna, suatu kawasan wisata yang saat itu masih terbilang perawan untuk dikunjungi. Sebuah desa yang memiliki garis pantai yang cukup panjang, dengan pasir putih bersih dan air yang biru, jernih, sepi, dan damai. Apalagi sebelum memasuki desa itu, kita harus melewati jembatan yang memisahkan desa sawarna dengan dunia luar. Dibawah jembatan timbang yang terbuat dari kayu itu mengalir sungai sawarna yang airnya masih dibilang jernih. Disana tertulis rute favorit menuju kesana melalui Pangandaran, tapi itu bukan rute satu – satunya, karena masih bisa ditempuh dari Rangkas Bitung, walaupun banyak yang bilang agak terlalu jauh dan angkutannya kurang memadai. Karena angkutan menuju ke Sawarna gw rasa agak sulit, jadi gw urungkan buat kesana.

Sebentar gw berfikir, sepertinya repot juga kalo jadi single backpacker. Ya sudah gw coba cari teman buat kesalah satu daerah. Yang penting gw harus jalan, kemanapun itu, yaaaa tapi jangan jauh – jauh juga, sekitaran Pulau Jawa aja. Setalah agak lama berselancar, akhirnya nemu thread [Sharing Cost] Bromo Savana 12 – 13 Mei 2012. Gw masuk ke thread itu, dan WOW, semua rinciannya dijabarkan secara lengkap. Mulai berangkat dari Jakarta, tiba di Malang, nanjak ke Bromo, menginap di home stay, menikmati sunrise, sampe akhirnya kembali ke Jakarta. Dan disitu juga tertera setimasi biaya yang akan gw keluarin.

Peserta Bromo Savana 2012

Setelah gw baca dan gw coba liat jadwal gw, sepertinya memungkin kan, akhirnya coba gw ajak temen gw, Tri Putriyati Permata iya dia yang gw ajak, kenapa gw nggak ajak pacar gw ya karena orang tua pacar gw belum ngijinin kita pergi – pergi keluar kota, walaupun sama rombongan. But it’s OK, dan Alhamdulillah pacar gw ngerti dan gak cemburu gw berangkat sama Uti (panggilan temen gw itu). Gw coba SMS dia, dan kayanya dia minat, bearti sedikit gw “komporin” pasti mau nih, pikir gw. Ya dah gw komporin sekalian, dan akhirnya dia mau ikut. Akhirnya gw coba kontak ke TS - nya (Thread Starter). Memang benar mau ada trip kesana tanggal 12 – 13 Mei 2012, tapi berangkat hari Jumat tanggal 11 Mei 2012. ya udah tanpa basa basi lagi gw booking 2 tempat, gw sama temen gw, soalnya pesertanya dibatasin, kalo nggak salah sekitar 60 Orang, karena diitung berdasarkan penumpang jeep, maksimal 6 orang / jeep, jadi kuotanya 10 jeep.


Uti in Action

Alhamdulillah kita udah terdaftar. So, langkah selanjutnya bayar DP (Duit Panjer, kalo bahasa kerennya Down Payment. Hehehehehe..) kalo nggak salah Rp. 200.000. dan sisanya dibayarkan 1 minggu sebelum keberangkatan. Oh iya gw cari info trip ini kalo nggak salah sekitar bulan Maret, yup 2 bulan sebelum keberangatan. Ya udah gw bayar dah, dengan sistem transfer. Dan lengkap sudah registrasi gw sama uti buat jadi peserta trip ke Bromo Savana

Jumat, 11 Januari 2013

Menjemput Tuhan

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.
Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang TUHAN.

Si tukang cukur bilang,”Saya tidak percaya kalau TUHAN itu ada”.
“Kenapa kamu berkata begitu ?” tanya si konsumen.

“Begini, coba kamu perhatikan di depan sana, di jalanan…. untuk menyadari bahwa TUHAN itu tidak ada”.
“Katakan kepadaku, jika TUHAN itu ada. Adakah yang sakit? Adakah anak-anak terlantar? Adakah yang hidupnya susah?” .
“Jika TUHAN ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan”.

“Saya tidak dapat membayangkan TUHAN Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi”.

Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon apa yang dikatakan si tukang cukur tadi, karena dia tidak ingin terlibat adu pendapat.

Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.

Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar (Jawa : mlungker-mlungker – Red), kotor dan brewok, tidak pernah dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.

Si konsumen balik ke tempat tukang cukur tadi dan berkata :
“Kamu tahu, sebenarnya di dunia ini TIDAK ADA TUKANG CUKUR..!”

Si tukang cukur tidak terima, dia bertanya : “Kamu kok bisa bilang begitu?”.
“Saya tukang cukur dan saya ada di sini. Dan barusan saya mencukurmu!”

“Tidak!” elak si konsumen.
“Tukang cukur itu TIDAK ADA! Sebab jika tukang cukur itu ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana”, si konsumen menambahkan.

“Ah tidak, tapi tukang cukur itu tetap ada!”, sanggah si tukang cukur.
“Apa yang kamu lihat itu adalah SALAH MEREKA SENDIRI, mengapa mereka tidak datang kepada saya untuk mencukur dan merapikan rambutnya?”, jawab si tukang cukur membela diri.

“COCOK, SAYA SETUJU..!” kata si konsumen.
“Itulah point utamanya!.. Sama dengan TUHAN.

“Maksud kamu bagaimana?”, tanya si tukang cukur tidak mengerti.

Sebenarnya TUHAN ITU ADA ! Tapi apa yang terjadi sekarang ini.?
Mengapa orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU mencari-NYA..?
Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”

Si tukang cukur terbengong!!!! Dalam hati dia berkata : “Benar juga apa kata dia..mengapa aku tidak mau datang kepada TUHANKU, untuk beribadah dan berdoa, memohon agar dihindarkan dari segala kesusahan dalam hidup ini..?”
 
  Huft.. panjang ya ceritanya..
 
 

Rabu, 09 Januari 2013

Kaleidoskop 2012 Versi Dubak

Sebelumnya gw ucapkan Happy New Year 2013 buat semuanya. Gimana acara taun baruannya? seru gak? Coba gw tebak, pasti pada kumpul bareng temen - temen, trus acara barbeque deh.. ya kan.. ya kan..

Wah pasti seru deh, tapi ngomong - ngomong, tahun udah berganti, tapi apakah ada yang bertambah dari diri kita?

Yuk kita sama - sama review apa aja yang masih bisa belum bisa kita perbuat di tahun - tahun yang lalu. Yah kadang kita sering denger kalimat, "yang sudah berlalu ya biarkan berlalu". Ya itu sih silahkan aja gak salah kok dan sah - sah aja. Tapi buat gw, kadang kita perlu liat kebelakang, buat flash back aja, dan buat introspeksi diri, supaya jangan sampe apa yang belum, atau kita kerjain kurang tepat, kita ulangi lagi. Selain itu kita juga terus - terusan liat kebelakang, tapi kita juga harus menatap masa depan kita, yup minimal buat 1 tahun kedepan. yaitu apa aja target kita 1 tahun kedepan

Ok, itu pengantar. buat gw, review gw ditahun 2012 adalah tahun yang cukup berat, ada beberapa kejadian besar yang cukup berat gw lalui. Salah satunya musibah yang dialami bokap gw, yup bokap gw kecelakaan, yang mengakibatkan kaki kirinya luka parah, dan terakhir terindikasi infeksi, yang mengakibatkan bengkak didengkulnya. Akhirnya jalan operasi ditempuh, dan alhamdulillah sekarang udah bisa ditekuk 90 derajat. Hari - hari yang berat, selama puasa, Lebaran, kita semua di rumah sakit. disini gw ngerasain sedih dan seneng. Sedih karena liat bokap dirumah sakit, abis operasi dan belom bisa jalan sendiri, jadi di tempat tidur aja deh. Seneng juga sih, coz kita semua kumpul, lengkap, gw, bokap, nyokap, ade gw, plus tante & om. lebih lengkap lagi camer ikut jenguk bokap. wah.. wah.. ceneng euy.. hehehehehe.. Sekarang bokap udah bisa berangkat kerja, tapi belom bisa, atau lebih tepatnya belom boleh naek motor. jadi naek mobil pribadi atau naek angkutan umum.

Selain itu juga tahun 2012 kemaren, gw mulai aktifitas baru, yup gw mulai travelling, trip pertama gw langsung ke Bromo, gak sendirian sih, bareng sama rombongan kaskus.gara - gara iseng browsing di salah satu sub forum disana. browsing sana sini, akhirnya dapet deh,   To Be Continue..


Ceritain ke Bromo

Ditahun 2012

Ceritain ke Cigamea

Kamis, 27 Desember 2012

Keceriaan Liburan Natal

 Keceriaan di liburan kali ini diwarnai sama 3 bocah yang ceria. Emang rencananya kita kumpul di rumah tante di Perumahan Sukatani Permai, Cimanggis. sebenernya sih gw udah sampe sana hari minggu malem, masih sepi, yang lain belum pada dateng (Maksudnya yang dari Tangerang & Jakarta)

Dan akhirnya hari hari Senin pun tiba, gak sabar nunggu semua dateng, ternyata baru pada dateng malem, ya dah gak masalah. Siangnya gw mampir ke kantor dulu buat ambil kiriman wafer, yang rencananya buat kasih - kasih ke sodara. Sekitar jam 12-an gw meluncur ke kantor naek motor, boncengan sama ade gw. Sesuai perkiraan, Jakarta sepi. setelah dapet wafernya, balik ke Depok, nyari rainbow cake. Kebetulan om gw ultah, ya dah kita bikin perayaan kecil - kecilan.

Rainbow Cake
Rainbow Cake
 Dapetlah di toko kue yang di jalan Margonda, letaknya gak jauh dari lampu merah Jl. Juanda. abis itu, perjalanan kita lanjutin buat makan pasta di salah satu warung di Margonda, gw cari - cari tuh warung kaga ketemu - ketemu. alhasil kita googling alamat warung entu. dapet dah tuh, ya dah kita langsung meluncur. patokan alamat dari hasil googling, kita ngitung nomor deh sepanjang jalan margonda.. hehehehehe..

324.. 326.. 387.. 402.. 510.. 518..

Yaaaaaa... kahirnya tiba di depan warung, akhirnya masuk deh, kita pesen - pesen makan disana. Tapi perasaan rasanya cemplang dan porsinya (Gw pesen Medium size) gak sebesar yang di kemang. ya dah lah, udah keburu laper juga.. hehehehehe.. Sudah kenyang, kita kembali 

Banana Blue & Mac n Cheese
Banana Blue & Mac n Cheese
 Istirahat sebentar, sholat, mandi, cemal cemil, sambil tidur - tiduran. dan akhirnya.. Taaaa.. Daaaaaa.. yang ditunggu pada dateng, langsung rusuh & ceria dah dirumah. 2 Gadis cilik langsung minta di foto

Natali & Louisa
Natali & Louisa

 Malam pun tiba, mengiringi keceriaan kita, dan tanpa basa basi, perayaan kita mulai dan dalam sekejap kue yang tadi dibeli. Sayang momen itu gak gw ambil, soalnya gw yang megangin kue.. hehehehehe.. potong, bagi - bagi. Aiko langsung eksekusi

Aiko Eksekusi Kue
Aiko Eksekusi Kue
 Keesokan harinya, keceriaan berlanjut, Natali sibuk nyatok rambutnya, emang dia yang paling centil dan rempong sendiri sama poninya. Ya udah dia nyatok rambutnya sendiri, dan nyaca, dandan layaknya seorang artis.. hehehehe..

Natali Lagi Dandan
Natali Lagi Dandan

Keliatan sama kakaknya, Aiko. Perebutan catokan pun tak terlakan lagi. jadinya pada marahan deh.. hehehehehe..

Aiko & Natali Marahan
Aiko & Natali Marahan
dari pada pada berantem, mending disuruh mandi aja dah. akhirnya mereka bertiga mandi. Selesai mandi, semua sudah berpakaian rapih dan cantik, tapi tetep aja yang masih repot tuh si Natali. dia repot sama poninya. Begitu keluar kamar, secara spontan dan iseng gw sama ade gw bilang "Poninya miring tuh de.. " dia balik lagi ke kamar, ngaca dan ngerapihin poni. Dia balik lagi langsung nanya "Udah rapih belom?". kompakan kita jawab "Belom, yang kiri poninya ilang" balik lagi deh, kejadian kaya gitu berulang sampe lebih dari 3x, dan akhirnya diputuskan, Natali tidak pake poni.. hehehehehehehe..

gak lama, ade gw nyuapin 3 bidadari itu, karena ribet, pada lari sana - lari sini, akhirnya gw suruh baris aja, itung - itung ngajarin sabar dan tertib.. hehehehe.. dan "It Works" pada baris dan ternyata tak terasa sudah 3 mangkok dihabiskan.. Alhamdulillah

Antri Guliran Suapan
Antri Guliran Suapan

 Beberapa saat kemudian emak iseng nanya Loui, 
"Dede Ui udah makan belom?" tanya emak
"Udah.." jawab Loui
"Udah kenyang belom??" tanya emak
"Belom.." jawab Loui


WHHHHAAAAAAAATTTTTTTT masih laper.. semua pada ngakak.. ya dah Natali ambil susu kotak, Loui juga kebagian, yang gak ikut minum cuma Aiko. Ya udah deh pada nyeruput

Nyruput Susu Kotak
Nyruput Susu Kotak

Setelah itu semua pada maen games di komputer..

Fuih.. sungguh ceria, sampe - sampe saya tidak bisa siesta, tapi gak apa, yang penting semua fun..

hehehehehehe..

Selasa, 27 November 2012

"Aku Belum Lunas Membeli Diriku"



Berbahagialah Engkau Sahabatku : Lantai – Lantai Kota Hal 45 – 46

Pada suatu hari ‘Ubaid melihat sahabatnya di antara kerumunan orang di terminal bus. Rupanya ia hendak pulang ke udik. Seperti tersedot oleh kekuatan magnet yang dahsyat ia bergegas mendekati tukang loak itu.

“Kok sudah mudik lagi?”
“Sebulan sekali aku pulang”
“Alangkah kuatnya oengikatmu dirumah!”
“Akju belum lunas membeli diriku”
“Kepada sipa?”
“Orang – orang kampung yang membesarkanku”
“Dengan apa kau beli?”
“Membebaskan ke-Yatim-an anak – anak mereka”
“Itu kan tanggung jawab bersama!”
“Boleh jadi kau benar, tetapi aku tak lagi sanggup melakukan sesuatu tanpa mereka”

Dalam hati ‘Ubaid merasa cemburu pada tanah tempat sahabatnya berpijak. Tetapi kali ini ia cukup sabar untuk menyimpannya sebagai aset hari depan.

“Tak pernah kecapean?”
“Merekalah yang membuatku tak pernah capek”
“Lama – lama engkau pasti akan bosan”
“Sebaliknbya, bagiku kehidupan ini benar – benar membosankan tanpa ada yang menunngu perolehannya. Dan betapa nikmatnbya pulang – kampung disong – song oleh sikan banyak kilatan mata yang berbinar – binar”

Bus yang ditunggu pelan – pelan menghampirinya tukang loak itu segera menjabat tangannya, kemudian berangkat.
Terminal Bus yang hiruk – pikuk dengan suara manusia dan mesin menjadi terasa lenggang di hati ‘Ubaid. Dibenaknya terbayang anak – anak yatim berlari – lari riang menjemput kedatangan sahabat dari kaki lima ibukota

“Berbahagialah Engkau, Sahabatku! Berbahagialah wahai Pelindung anak – anak manusia! Aku sudah tahu siapa Engkau sebenarnya” Gumam ‘Ubaid berlinang air mata

Huft, panjang yah.. hehehhe.. Sebenernya sih pengen coba di kutip lebih pendek, tapi gw rasa kurang lengkap, takutnya maknanya gak dapet
Dari cerita itu sebenernya gw ngerasa iri dan pengen banget bisa kaya gitu, tapi ada kendala besar yang ada di otak gw, “dalam bentuk apa?” ada beberapa hal yang masih terjebak dipikiran gw dan gw sendiri masih belum bisa ngelepasnya.
Ada beberapa hal yang pengen gw lakuin buat berbagi, tapi ada saja sugesti kalo itu susah & udah mentok, jadi gw sendiri bingung mau mulai dari mana? Apa yang harus gw kerjain pertama kali?

Senin, 26 November 2012

Berfikir Positif



Dalam sebuah buku dikatakan, apa yang akan terjadi pada diri kita tergantung pada apa yang kita pikirkan. Jika kita berprasangka baik, maka tubuh kita akan bersinergi dengan prasangka kita dan secara bersamaan pula kita akan menularkan energi yang baik pula. Tetapi apabila kita selalu berpikir negative, niscaya kita selalu dalam bayang – banyak ketakutan dan menghadirkan kegelisahan pada diri kita. 

Dalam Al-quran juga Allah berfirman ” Aku adalah sebagaimana kami berprasangka” (CMIIW). Maksud dari kutipan ayat tersebut supaya kita percaya bahwa semua yang Allah berikan kepada umatnya adalah jalan yang paling baik yang pasti dibutuhkan oleh umatnya. Tetapi seringkali kita tidak sadar bahwa itu memang kita butuhkan. Karena kurangnya rasa bersyukur, maka kita tidak bisa melihat hikmah dari balik itu semua. Yang ada hanyalah kekecewaan dan merasa bahwa Allah itu tidak adil. Kenapa kadang seseorang bisa merasa seperti itu, selain kurangnya rasa syukur yang tidak dilakukannya adalah percaya bahwa apa yang diberikan pasti yang terbaik dan paling adil bagi semuanya. Mungkin dampaknya belum dirasakan pada saat ini, tetapi visi Allah bukanlah dalam hitungan detik, menit, jam, bahkan bulan. Visi Allah pasti melihat dari belakang hingga jauh kedepan, tetapi semua kembali kepada individu masing – masing apakah percaya bahwa Allah itu maha adil dan maha penyayang?

Selain itu dengan kita berpikir positive, kita bisa dengan mudah keluar dari masalah, atau setidaknya tidak terjerumus dalam masalah yang baru. Dengan begitu secara tidak langsung kita bisa melatih mengatur stress kita. Ketika kita dihadapkan pada keadaan yang akan membuat kita stress, ada 2 hal yang perlu kita ketahui. Pikiran yang didasari oleh emosi dan pikiran yang didasari oleh logika. Pada pikiran yang didasari pada emosi kita ibaratkan dengan batu, dimana setiap itu datang dan langsung kita makan, maka lambat laun gigi kita akan rusak bahkan rontok. Dalam hal ini kita akan frustasi dan menjrumuskan kita dalam masalah yang baru. Pikiran yang didasari pada emosi adalah pikiran yang tidak berdasarkan fakta – fakta, hanya berdasarkan asomsi semata dan semua keadaan yang dilontarkan bersifat relative. Contohnya ketika sedang melihat Itan yang sedang santai Urub “Itan, Kamu males banget, kerjaan kamu Cuma santai – santai saja “. Padahal Itan sudah mmbuat jadwal pada pekerjaannya, sudah memisahkan mana yang penting dan mana yang bukan, sehingga dia mudah menyelesaikannya jauh sebelum dateline-nya. Karena Urub sedang dalam kondisi stress yang tinggi, jadi dia tidak tahu bahwa Itan sudah sibuk pada awal waktu, dan Urub tidak melihatnya. Berbeda dengan pikiran yang didasari oleh logika biasanya untuk mengeluarkannya dibutuhkan hal yang logis dan berdasarkan fakta dan data. Contoh : Urub berkata kepada Itan : “Itan kamu selalu gagal dalam berburu, dari 10 peluru, kamu hanya mengenai rusa sebanyak 2 kali. Itu juga di kakinya saja”. Disini jelas bahwa itan belum mahir dalam menembak, setiap dia membidik selalu saja meleset. Jadi Itan perlu berlatih supaya kemampuannya membaik.

Dalam hal ini kita bisa introspeksi diri karena kita bisa tau berdasarkan data dan fakta yang ada. Sehingga kita bisa memperbaiki untuk menjadi yang lebih baik. Kebalikan dari itu, apabila kita dihadapkan pada situasi yang berdasarkan emosi, kita harus bisa bersabar dan mengendalikan diri agar tidak terpancing emosi. Jangan itu keras, dan jangan juga terlalu bertahan. Coba untuk dapat tetap stabil dalam menjaga emosi, lihat situasi untuk dapat mudur keluar dari masalah secara perlahan dan selalu berpikir positive agar energi positive yang kita keluarkan dapat meredam energi negative yang ada.

Aduh kok jadi ngolorngidul begitu ya.. tapi ya gak apa apa, yang penting kita bisa menjaga diri kita dan selalu berpikir positive dalam keadaan sulit sekalipun. CMIIW

Kamis, 22 November 2012

Buruh Yang Cerdas



Beberapa hari ini (Di Jakarta) ada serangkaian demo buruh, gw akui, semangat rekans buruh memang luar biasa. Walaupun panas & hujan, mereka masih semangat buat memperoleh kesejahteraan yang labih baik.

Alhamdulillah, sepertinya sudah ada titik terang dari usaha rekans buruh. UMP DKI Sudah disetujui 2.2 Jt (CMIIW). Itu usaha dari Bapak Jokowi juga sih yang ikut memperjuangkan, beliau yang naikkan isue -nya ke departemen dan asosiasi terkai.

Semoga rekan buruh tidak terlena dan menganggap UMP yang baru itu sebagai uang kaget. Karena gw agak khawatir juga kalo - kalo rekan buruh beranggapan kaya gitu, bisa - bisa minta naik lagi. Toh pada dasarnya semakin tinggi penghasilan seseorang, bisa jadi semakin tinggi juga pengeluarannya.

Gw ambil contoh (ini cuma contaoh ya.. cuma Contoh.. hehehehe.. )

Misal UMP sudah cair di 2.2 Jt, nah yang biasanya rekan buruh bisa survive dengan penghasilan sebelumnya (katakan 1.8 Jt) dan masih bisa ngajak keluarga buat refreshing (makan di mall, jalan - jalan ke tempat rekreasi) dan masih bisa buat nabung (mungkin yang ditabung juga sisa dari pengeluaran semua). Dan gw rasa itu masuk kategori cukup.

Nah, begitu menikmati penghasilan 2.2 Jt, bearti ada dana lebih sekitar 400rb, biasanya ada beberapa rekan yang mulai tergerak untuk mengganti atau menambah jumlah kendaraan bermotor, kita asumsiin aja DP bisa diambil dari tabungan, Yang bisa jadi tabungan yang ada sebenernya udah ada pos pengeluarannya sendiri yang akan digunakan di jauh- jauh hari. Nah merasa punya kemampuan lebih, otomatis tabungan dipake Buat DP, nah cicilannya diambil dari dana lebih tadi (yang 400rb).

kalo cicilan motor masih 400rb, masih bisa dibilang balance, sama kaya kondisinya sebelum UMP naik, tapi gw rasa itu udah mepet banget, bisa jadi sesekali bulan jadi minus. Apalagi kalo cicilannya lebih dari 400rb, ya sudah silahkan itung sendiri tiap bulan bakal minus berapa, dan akan ditutup dari mana minusnya itu? Demo lagi?? kalo kaya gitu sih kaga bakal ada kata cukup dong..

Kalo pendapat gw sih, UMP boleh dinaikkan (setelah mengkaji beberapa aspek) tapi diiringi juga sama pembekalan mengenai perencanaan keuangan. Jadi rekan buruh juga bisa manfaatin dengan baik fasilitas yang ada. Dan bisa mensiasati kondisi - kondisi keuangan yang mendada

So, UMP bisa jadi disesuaikan, tetapi mindset untuk penggunaannya juga hari disesuaikan, jangan sampe menjadi beban buat rekan buruh. Lebih baik menambah investasi dibanding menambah biaya untuk gaya hidup..

- Be Smart To Spent Your Money -